Daun Luruh.


Aku lihat banyak
daun muda sepertiku.
Kian layu dalam
dakapan cahaya kuning.
Akhirnya rebah
ke tanah jua.

@LiM MujahiD
Teratak Pusaka Nenek,
Klang

~Sudah lama aku tidak menulis puisi kerana terkesan dengan penulisan Ustaz Emran. Menulis sekadar untuk hobi tapi bukan satu kemestian. Aku sedih tengok sahabatku yang belajar agama, yang rajin menulis puisi. Kalaulah mereka mengganti puisi itu dengan satu makalah yang penuh manfaat, pasti subur ilmu Islam ini.

Advertisements
By rajawalibiru Posted in Puisi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s