Fairuz Merahkan Damascus


Fairuz Merahkan Damascus

Angin malam bertiup,
Hitam kelam redam,
Nanti laksana makar,
Merahkan Damaskus,

“Subuh, subuh, subuh ” kejut Umar,
Rajin dia,
Bangunkan yang lenyak,
Pujukkan yang tekak,
Padukan yang selerak,
Rajin dia,

Umar kedepan,
Imamkan sebuah taifah,
Menantinya jiwa-jiwa setia,
Laksanakan perintah suci,
Alam menjeling terpana,
Insan setia sujud,
Bangun, rukuk,
Bangan, sujud,
Tiba ia terkesima,

Ayam jantan merah,
Patuk, patuk,
Terkulai dia,
Oleh si Lukluah durjana,
Bersama si Damaskus merah,
Puas!
Berjaya makar Yahudi Majusinya.

Cangkul pemusnah datang lagi,
Kali ini Umar mangsanya,
Bersama laut sedih Atiqah,
Mungkin esok,
Usman dan Ali.

Alim Mujahid,

Teratak Bonda,

Bouhlal, Rabat

Advertisements
By rajawalibiru Posted in Puisi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s